1 Syawal 1434H, Lebaran, Idul Fitri 2013, Tanggal 8 Agustus?

1 Syawal 1434H, Lebaran, Idul Fitri 2013, Jatuh Pada Tanggal 8 Agustus.

Puasa Ramadhan sudah berlangsung. Seperti biasa, perbedaan penentuan awal puasa atau penentuan 1 Ramadhan 1434H, terjadi perbedaan lagi antar ormas Indonesia.  Muhammadiyah yang menggunakan metode Wujudul Hilal memulai puasa Ramadhan pada hari Senin 8 Juli 2013. Sebagian besar ormas lainnya beserta dengan pemerintah yang menggunakan metode Imkanur Rukyat memulai puasa pada hari Selasa 9 Juli 2013. Apa sih yang menyebabkan perbedaan tersebut ? lalu bagaimana dengan Lebaran Idul Fitri nanti ? Apa masih terjadi perbedaan lagi ? 1 Syawal 1434H jatuh pada tanggal berapa ?

1 Syawal 1434H, Lebaran, Idul Fitri 2013, Akan Jatuh Pada Tanggal 8 Agustus

Masalah perbedaan di penentuan awal puasa kemarin, kita tinggalkan dulu. Sekarang kita bahas saja penentuan awal Syawal yang menjadi penutup puasa Ramadhan sekaligus pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1434H.

1 Syawal 1434H, Lebaran, Idul Fitri 2013, Jatuh Pada Tanggal 8 Agustus

Pergantian bulan ramadhan dan Syawal atau disebut juga new moon atau bulan baru atau ijtimak atau saat terjadinya konjungsi yaitu terjadi pada hari Rabu, 7 Agustus 2013 pukul  04:52 WIB untuk wilayah Surabaya/Sidoarjo.

1 Syawal 1434H, Lebaran, Idul Fitri 2013, Jatuh Pada Tanggal 8 Agustus

Pada hari itu di saat matahari terbenam (pukul 17:29:36 WIB untuk Sidoarjo dan 17:29:44 WIB untuk Surabaya) :

  • Ketinggian Bulan di atas horison (Moon Altitude) sudah lebih dari 3° yaitu 3°15″
  • Jarak lengkung Bulan-Matahari (sudut elongasi) sudah lebih dari 5° yaitu hampir 6°.
  • Umur bulan (Age of Moon) sudah mencapai 11 jam 41 menit dari ijtimak atau konjungsi

Dari beberapa kriteria di atas, maka pada saat Matahari terbenam, hilal sudah terwujud atatu sudah Imkanur Rukyat.

Adapun syarat dari Imkanur Rukyat adalah :

  • Ketika Matahari terbenam, ketinggian Bulan di atas horison tidak kurang dari 2° dan
  • Jarak lengkung Bulan-Matahari (sudut elongasi) tidak kurang dari 3°. Atau
  • Ketika Bulan terbenam, umur Bulan tidak kurang dari 8 jam selepas konjungsi/ijtimak berlaku.

Jika ke tiga kriteria Imkanur Rukyat tersebut terpenuhi semua, maka Rukyat Hilal ( Visibilitas Hilal ) atau melihat keberadaan bulan dengan mata/ atau teropong kemungkinan besar akan terlihat.

Dari ulasan di atas, ormas yang menggunakan metode Rukyat Hilal ( Visibilitas Hilal ), Hisab Imkanur Rukyat dan Hisab Wujudul Hilal akan menentukan Idul Fitri 1434H atau Lebaran 2013 akan dilaksanakan pada hari Kamis, 8 Agustus 2013

Comments(7)
  1. Mas Liliek
  2. WULAN
  3. bensap
  4. Anonim
  5. Mas Heri
  6. Moekti Machfoed

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *