Simplify Our Mind, Sederhanakan Pikiran Kita

Simplify Our Mind (Sederhanakan Pikiran Kita) ini adalah kiriman dari temanku Rudi Setiawan yang sedang cari dolar di negara minyak sana.


Kita seringkali membiarkan (baca: memaksa) otak / pikiran kita berpikir secara berlebih-lebihan dan njlimet. Kita anggap setiap masalah itu hanya bisa diselesaikan dengan menggunakan analisa-analisa yang panjang disertai perhitungan-perhitungan yang matang.

Ada sebuah statemen yang sering dikutip banyak orang dan banyak pakar bahwa untuk menyelesaikan suatu masalah mesti harus menggunakan pola pikir yang lebih tinggi dari akar penyebab permasalahan tersebut.

How can we solve our problems, with the same level of thinking that created them?

Tetapi sesungguhnya pernyataan tersebut diatas tidaklah terlalu tepat, karena faktanya justeru seringkali kita bisa “solve” masalah kita dengan cara yang sangat-sangat sederhana.

Sebuah contoh:

Para astronot Amerika mendapat kesulitan/masalah ketika hendak menulis laporan di stasiun ruang angkasa mereka dikarenakan pulpen yang mereka pakai ternyata tidak bisa digunakan karena terpengaruh gaya gravitasi yang 0 sehingga tintanya menjadi macet.

Setelah melalui penelitian yang panjang dan menghabiskan biaya jutaan dolar akhirnya dihasilkan sebuah pulpen yang anti gravitasi sehingga bisa dipakai diluar angkasa.

Lalu apa yang dilakukan para kosmonot Rusia terhadap permasalahan yang sama, ternyata mereka tidak menggunakan pulpen tetapi memilih memakai pensil.

Kesimpulannya:

Terhadap suatu permasalahan yang sama, Amerika pusing tujuh keliling, berpikir secara njlimet, mengeluarkan biaya yang sangat banyak hingga sampai menemukan solusinya.
Sedangkan Rusia berpikir dengan logika yang sederhana, tidak dibikin ruwet, dan tanpa ada biaya tambahan, dan solusi juga mereka dapatkan.

Hal inilah yang mendasari bahwa kita memang perlu men-“Simplify” pola pikir kita, menyederhanakan cara pandang otak kita terhadap suatu masalah. Semakin kita berpikir dan menganggap bahwa masalah yang kita hadapi itu rumit maka semakin rumitlah jalan keluarnya, sebaliknya jika kita berpikir bahwa setiap problem yang kita hadapi adalah kecil dan sederhana maka semakin mudahlah jalan keluarnya.

Karena sesungguhnya sesuatu yang tercipta dan muncul dari ruang otak kita akan menjadi sebuah sugesti yang mendorong niat dari sebuah perilaku / perbuatan / tindakan.

Bila kita selalu meyakini serta meyakinkan diri kita sendiri bahwa setiap masalah itu sebenarnya mudah dan sederhana, maka jalan keluar dari masalah itu akan segera dapat kita temukan.

Karena Allah telah menjamin bahwasanya dibalik suatu permasalahan sepelik dan sesulit apapun pasti ada jalan keluarnya. Dalam setiap kesulitan yang kita hadapi tersimpan keindahan dan kemudahan yang luar biasa.

Dalam QS: Al-Insyirah Ayat 5-6

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

(Dan Sesungguhnya disamping kesukaran / permasalahan itu ada kemudahan)

إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

(Sesungguhnya disamping kesukaran / permasalahan itu ada kemudahan)

Bentuk pengulangan sebuah ayat yang mempunyai redaksi yang sama menurut jumhur mufasirin adalah sebagai penegasan atau jaminan dari Allah akan kebenaran dari ayat tersebut.

Dengan demikian jelaslah bahwa dibalik semua permasalahan yang kita hadapi telah terbentang jalan keluarnya, karena Allah akan menguji (baca: membebani suatu masalah) kepada hamba-Nya disesuaikan dengan kadar kemampuan masing-masing.

QS: Al-Baqarah ayat 286

لا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلا وُسْعَهَا

(Allah tidak akan membebani (masalah) kepada manusia melainkan sesuai kadar kemampuannya)

Jadi mari kita yakinkan pada diri kita masing-masing agar lebih tenang dan yakin bahwa masalah yang kita hadapi pasti akan ada jalan keluarnya.

Kita sederhanakan cara pandang kita terhadap masalah tersebut sehingga masalah sebesar apapun tidak akan membebani dan meruwetkan otak kita.

Yusiru walaa tu’asiru
Permudahlah jangan dipersulit
Sederhanakanlah jangan dibikin ruwet

So, let WE SIMPLIFY OUR MIND
GITU AJA KOK REPOT

Wasalam
Denowo Ijo Begal Gurun Pasir


Ini merupakan suatu renungan yang dalam yang perlu kita pikir bersama

Comments(2)
  1. batiknovita.com
  2. Tricks-Collections

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *