Konten Porno Akan diblokir 6 Operator Internet Indonesia

Konten Porno Akan diblokir 6 Operator Internet Indonesia

Sebanyak enam operator telekomunikasi besar yang berlisensi dalam penyelenggaraan internet di Indonesia, sepakat untuk memblokir konten porno dengan rating akses tertinggi.

“Dengan diblokirnya akses porno oleh enam operator besar itu, saya rasa sudah lumayan karena dari total 45 juta pelanggan internet di Indonesia, mereka melayani lebih dari 80 persen di antaranya,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring, di Jakarta, Selasa sore.

Enam operator tersebut adalah Telkom, Indosat, Indosat Mega Media (IM2), XL Axiata, Bakrie Telecom, dan Telkomsel. Ia berpendapat, enam operator berlisensi ISP tersebut sudah cukup merepresentasikan upaya pemblokiran situs porno di tanah air. “Uji coba sudah dibuktikan secara online, bukan sekadar storyboard,” kata Menteri.

Uji coba oleh enam operator tersebut dilakukan dengan membuka situs porno yang memiliki rating akses tertinggi di Indonesia di antaranya www.playboy.com, youporn.com, 17tahun.us, dan komikmuhammad.blogspot.com, serta searching kata porn melalui mesin pencari Google.

Menteri menilai, berdasarkan pengujian yang dilakukan terhadap enam operator, hanya lima yang dinyatakan lulus uji pemblokiran situs porno. “Yang masih agak masalah hanya Telkomsel, tapi mereka berjanji dalam satu sampai dua hari ke depan untuk mengupayakan pemblokiran situs porno,” kata Menteri Tifatul. [REPUBLIKA.CO.ID]

Pornografi di Forum Online Jadi Incaran Pemblokiran

Selain menghadang laju situs-situs yang mengandung pornografi di dunia maya, sejumlah forum online juga masuk dalam incaran Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk diblokir.

“Ini (pemblokiran forum online-red.) next step, semua nanti ke arah sana,” ujar Plt. Dirjen Postel Budi Setiawan, dalam jumpa pers yang berlangsung di kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Selasa (10/8/2010).

Masalahnya, lanjut Budi, berhubung forum-forum online itu banyak yang tertutup, maka diperlukan delik aduan dari pengguna atau inisiatif pihak kepolisian agar bisa melakukan tindakan terhadap forum tersebut.

“Pemerintah pada dasarnya tidak bisa mencampuri forum. Apalagi jika di dalam forum itu ada 10 orang, kalau misalkan cuma berinteraksi tertutup mungkin ini tanggung jawab mereka,” kata dirjen.

“Tapi kalau forum ini ingin ditutup karena mengandung pornografi, maka pengguna lainnya harus melaporkannya sebagai delik aduan atau polisi melakukan investigasi sendiri,” lanjutnya.

Menkominfo Tifatul Sembiring sendiri menegaskan bahwa kampanye perlawanan terhadap konten porno ini akan terus dilakukan pemerintah. Masalah seberapa besar tingkat keberhasilannya, yang penting jalannya telah dipersempit.

Ke depan, selain situs-situs berbau pornografi, situs lainnya yang juga akan diblokir adalah situs berbau kekerasan, perjudian, penghinaan SARA, serta situs-situs terkait cybercrime.

“Pemblokiran ini menggunakan kombinasi daftar alamat situs dan pemblokiran lewat kata-kata (keyword) seperti bokep, porn dan lainnya. Sedangkan kalau SARA itu seperti blog yang memuat komik Nabi Muhammad,” pungkasnya. [DetikInet.com]

Posko Pengaduan Pornografi Internet

Upaya pemblokiran konten pornografi di internet diakui Kementerian Kominfo tak mungkin bisa membendung seluruh konten esek-esek itu sampai 100%. Itu sebabnya, Kominfo akan terus mengajak masyarakat untuk mengadukan temuan konten porno di internet.

“Dengan pemblokiran ini, apa pornografi di internet berhenti begitu saja? Bisa saja nama situs-situs itu berubah. Memang tidak bisa 100%. Tapi sedikit demi sedikit tertutup. Dengan pemblokiran ini, mungkin lebih dari 80% tertutup,” kata Menkominfo Tifatul Sembiring usai jumpa pers di kantor Kominfo, Jakarta, Selasa (10/8/2010).

“Kami akan terus ambil sampling di lapangan bersama operator. Selain itu, kami juga akan membuka posko pengaduan tentang adanya konten pornografi,” lanjut dia.

Plt Dirjen Postel Muhammad Budi Setiawan menambahkan, dengan adanya delik pengaduan ini akan semakin memudahkan pemerintah untuk memblokir pornografi internet.

“Khususnya di forum-forum internet. Kami perlu aduan dari pengguna internet untuk memblokirnya. Atau bisa saja polisi yang turun tangan untuk menginvestigasi langsung di forum itu,” tandas dia.

Menurut Tifatul, sasaran utama dari target operasi ini adalah memberantas industri pornografi. “Jika pelakunya ada di Indonesia, mungkin bisa saja kita tangkap. Tapi karena ada di internet, ya kita blokir saja.” [DetikInet.com]

MemangĀ  tidak ada yang dapat blokir akses suatu situs secara 100%, tapi upaya pemblokitan konten porno ini akan memperkecil akses ke situs tersebut, terutama bagi peng-akses awam Internet.

Untuk situs lokal yang berkonten pornografi, pemblokiran ini secara tidak langsung akan menutup situs tersebut untuk selamanya. Penurunan trafik pengunjung akan membuat pemilik situs tersebut berpikir lagi untuk meneruskan situs tersebut apa tidak.

Pemblokiran secara keyword / searching lewat google, hendaknya dilakukan secara hati-hati. Ada kemungkinan, bukan situs yang berkonten pornografi akan menduduki posisi atas di google. Situs berita yang memuat berita pornografi, mungkin akan menduduki posisi atas di pencarian google. Tidaklah layak suatu situs berita, akan menggunakan p**** untuk penyebutan kata porno di artikel beritanya…..

Pada uji coba pembukaan situs porno dan keyword yang mengandung pornografi, yang kulakukan hari ini, sudah mulai banyak yang diblokir.

Access Denied

Access to this page has been denied because it contains Pornographic/SARA materials.

Comments(4)
  1. sugito rolis
  2. ariefew
  3. usi
  4. chandra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


7 − 5 =