KPR Rumah Second

Memiliki sebuah rumah tidak harus baru atau bangunan yang baru saja dibangun. Rumah bekas ternyata bisa menjadi pilihan, karena tidak selamanya rumah bekas adalah bangunan kuno. Dalam pembelian rumah bekas juga bisa menggunakan Kredit Pemilikan Rumah. Cara pengajuannya juga tetap sama dengan membeli rumah baru. Langkah yang diperlukan tidak jauh berbeda. Namun tetap ada syarat yang harus dipenuhi dan diperhatikan. Terutama mengenai kondisi rumah yang akan dibeli, sebaiknya lakukan survei terlebih dahulu ke lokasi yang ditawarkan.

Berikut beberapa hal yang perlu di ketahui dalam pengajuan KPR rumah second :

  • Pastikan keadaan lokasi tersebut kondusif. Membeli rumah yang bekas pakai juga harus memperhatikan beberapa faktor penting. Tanyakan mengenai masalah lingkungan di sekitar rumah tersebut, misalnya seperti banjir, tindak pencurian, atau rumah berhantu.
  • Cek kondisi rumah, biasanya pemilik rumah akan dengan senang hati mengajak membeli mengelilingi rumah yang dijual. Ajukan beberapa pertanyaan, misalnya mengenai usia bangunan rumah. Hal ini menjadi pertimbangan anda untuk melakukan renovasi atau tidak. Periksa juga mengenai sumber air bersih, sambungan listriknya, dan sinyal ponsel. Membeli rumah harus yang nyaman saat digunakan.
  • Melihat kelengkapan dokumen dari pemilik rumah. Mintalah bantuan pihak ketiga untuk melihat keaslian dokumen rumah, untung mencegah terjadinya penipuan. Anda juga perlu menyalin dokumen untuk dibawa ke bank. Data yang perlu anda miliki berupa sertifikat rumah,bukti pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB), dan surat izin mendirikan bangunan (IMB).

Itulah beberapa hal penting dalam pengajuan KPR rumah second.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.