6 Tips Aman Untuk Mengisi Ulang Daya Baterai Ponsel Anda

6 tips aman untuk mengisi ulang daya baterai ponsel anda

Ponsel atau yang sering disebut smartphone dewasa ini nampak menjadi barang yang wajib dimiliki oleh siapa saja, kebanyakan dari pengguna ponsel sudah menggunakan ponsel sejenis Android, Blackberry atau juga iPhone. namun ternyata walaupun proses charging baterai ponsel sudah menjadi hal yang dianggap biasa tapi tetap saja tidak boleh mengabaikan hal yang satu ini agar meminimalisir resiko terjadinya kerusakan akibat hal sesederhana seperti charging ini.

Berikut kami sajikan 6 tips aman untuk mengisi ulang daya baterai ponsel anda dengan prosedur yang aman dan tentunya mempertahankan daya tahan baterai anda

6 tips aman untuk mengisi ulang daya baterai ponsel anda

 1. Cabut charger setelah baterai penuh

tidak jarang kita lupa dan membiarkan ponsel terus-menerus dalam keadaan charger yang menancap, sangat tidak dianjurkan membiasakan charger terus menerus menempel di ponsel apabila baterai sudah terisi penuh. Hal ini tentu saja untuk menghindari baterai drop ataupun ponsel yang menjadi panas.

2. Baterai di charge sebelum benar-benar habis

Baterai ponsel sekarang ini sudah dilengkapi teknologi terbaru yang dikenal dengan tipe baterai Li-Ion. Baterai ini mempunyai kemampuan ketika baterai sudah hampir habis misalkan tinggal 10 % danditandai dengan signal peringatan lebih baik segera dicharge sebab jika seringkali baterai dipakai hingga benar-benar habis maka akan berakibat umur baterai menjadi lebih pendek.

3. Pasang timer pada colokan listrik

Jika sudah terbiasa mengetahui baterai ponsel akan full dalam berapa jam maka dengan memasang timer pada stopkontak listrik selain lebih hemat listrik tentu bisa juga membuat ponsel tidak terus-menerus menerima suplay arus listrik ketika baterai sudah terisi penuh. Stopkontak listrik ini bisa dibeli di toko listrik/eletronik di sekitar anda yang mana penggunaannya sangat mudah. Cukup colokkan ke listrik dan set timer berapa jam, nanti secara otomatis maka arus listrik akan berhenti dengan sendirinya ketika waktu habis.

4. Sesuaikan kapasitas baterai dengan charger

Banyak yang masih beranggapan bahwa 1 merk yang sama semisal Samsung maka chargernya boleh dipakai prosuk lain yang sama-sama 1 brand/merk, namun pendapat ini ternyata salah. Masing-masing charger ponsel mempunyai arus listrik input dan output yang berbeda, misalkan 1 Ampere atau 2 Ampere. Oelh karena itu masing-masing ponsel meskipun dengan brand yang sama biasanya chargernya juga berbeda, dengan demikian pastikan ketika andamelakukan proses charging anda menggunakan charger asli/original agar supaya baterai tidak menjadi kembung atau panas dikarenakan kelebihan daya listrik atau mungkin juga proses charging menjadi terlalu lama karena daya yang dihasilkan terlalu lemah.

5. Ganti baterai jika masa pakai sudah habis

Baterai ponsel umumnya mempunyai masa pakai dengan jangka waktu tertentu. Biasanya ketika masa pakai sudah hampir habis ditandai dengan seringnya baterai drop dan ini tanda bahwa waktunya untuk mengganti baterai dengan yang baru. Biasanya baterai yang sudah kehilangan kemampuan daya tahannya akan lebih mudah panas dan tentu saja membutuhkan waktu untuk proses charging yang lebih lama.

6. Jangan tergantung dengan powerbank

Salah satu yang penyebab umur baterai lebih pendek adalah karena penggunaan powebank yang tidak stabil powernya.Untuk apa ponsel dilengkapi charger? Tentunya untuk dihubungkan ke listrik dengan tegangan yang stabil untuk proses charging. Berbeda dengan powerbank dimana listrik disimpan di dalam baterai dengan daya tampung besar kemudian digunakan lagi untuk mencharge baterai ponsel. Kita juga tidak tahu apakah daya yang masuk ke dalam baterai dari powerbank itu stabil, berkurang atau justru malah berlebihan. Ini tentunya kembali lagi pada masalah masa pakai baterai.

Nah, demikian 6 tips aman untuk mengisi ulang daya baterai ponsel anda  mempertahankan daya baterai berkaitan dengan proses charging yang aman sesuai prosedur. Selamat mencoba !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *