Mengajari Anak Cuci Tangan Steril

Mengajari anak cuci tangan steril adalah cara terbaik yang dapat dilakukan untuk menghentikan kuman menyebar. Ketika selesai mencuci tangan, mereka mulai mengumpulkan kuman lagi disaat membuka pintu, menyentuh wajah, dan bermain. Menghindari mengumpul kuman tidak serta-merta diperoleh dengan mudah, tetapi anak anda bisa mengurangi kemungkinan menyebarnya ke orang lain dengan mengetahui kapan harus mencuci tangan.

Cuci tangan steril

Kuman ada di mana-mana! Mereka di udara, tangan, kaki, makanan serta alat bermain. Dengan demikian, anda harus mengajari anak bagaimana mencuci tangan yang benar. Berikut adalah cara cuci tangan yang bersih:

  • Nyalakan kran air hangat.
  • Letakkan tangan anak anda di bawah air hangat.
  • Menyemprotkan sabun anti bakteri ke tangan mereka.
  • Menggosok sabun tersebut.
  • Pastikan gelembung sabun menyelimuti telapak tangan, sela-sela jari, punggung tangan, di bawah kuku jari, dan pergelangan tangan.
  • Kemudian bilas tangan dari sabun dan kuman.
  • Keringkan tangan dengan handuk yang bersih.
  • Saat menutup kran air, gunakan handuk tersebut untuk mencegah tangan anak mendapatkan kuman kembali.

Anak-anak cenderung melihat orang tua ataupun seorang dewasa sebagai panutan mereka dan kemudian menirunya. Jadi orang di sekeliling mereka harus memberi contoh terbaik dengan mengenalkan kebiasaan cuci tangan steril. Untuk menjaga anak tidak merasa bosan dan malas, sambil memutar lagu bisa anda gunakan sehingga mengajari anak-anak teknik mencuci tangan melalui cara menyenangkan. Ingat! Mencuci tangan dengan sabun selama 30 detik bisa mengurangi jumlah kuman hingga 99%.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *